Diri seakan pilu menahan perih hati yg tak menentu
Dalam keterbatasan dan ketidakberdayaan
Aku terhempas dalam gelombang bimbang yang panjang
Mencabik-cabik hati yang kian perih di ulu hati
Kuingin berdiri tegar menatap sinar mentari
Namun jiwa lelah dan tak mampu tuk semua itu
Kuingin berbicara lewat hembusan lembut sang bayoe....
Namun bibir tak mampu tuk mengukir kata,semua hanya menuai duka
Mengapa kau tak bisa dengar rintihan kalbu
Saat hati menjerit pilu,memanggil namamu
Mengapa kau tak bisa dengar teriakan hatiku
Di saat malam kian sepi dan berarak mendekati pagi
By.Dewik A
Tidak ada komentar:
Posting Komentar